Stunting masih menjadi salah satu tantangan pembangunan sumber daya manusia yang perlu mendapat perhatian bersama. Oleh karena itu, Pemerintah Kalurahan Candirejo, Kapanewon Semin, bersama berbagai unsur masyarakat melaksanakan kegiatan Rembuk Stunting sebagai upaya memperkuat komitmen dan sinergi dalam percepatan penurunan stunting.
Kegiatan yang difasilitasi oleh Pendamping Desa ini dihadiri oleh Pemerintah Kalurahan, Bamuskal, Kader Pembangunan Manusia (KPM), TP PKK, kader kesehatan, tenaga kesehatan, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Melalui forum ini dilakukan pembahasan kondisi stunting di kalurahan, identifikasi kelompok sasaran prioritas, serta penyusunan langkah-langkah strategis yang akan menjadi bagian dari perencanaan pembangunan desa.
Penanganan stunting tidak hanya berfokus pada balita yang mengalami gangguan pertumbuhan, tetapi dimulai jauh sebelum seorang anak lahir. Oleh karena itu, prioritas pencegahan stunting di Kalurahan Candirejo diarahkan pada kelompok sasaran yang meliputi remaja putri, calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, serta bayi dan balita usia 0 sampai 59 bulan.
Remaja putri menjadi perhatian penting karena mereka merupakan calon ibu di masa depan. Pemenuhan gizi yang baik, konsumsi tablet tambah darah, serta edukasi kesehatan reproduksi menjadi langkah awal dalam mencegah lahirnya generasi yang berisiko stunting. Demikian pula bagi calon pengantin, pemeriksaan kesehatan dan kesiapan gizi menjadi bagian penting dalam mempersiapkan kehamilan yang sehat.
Pada kelompok ibu hamil, upaya yang dilakukan meliputi pemantauan kesehatan kehamilan, pencegahan anemia, pemenuhan gizi seimbang, serta pemeriksaan rutin di fasilitas kesehatan. Sementara itu, bagi bayi dan balita, fokus kegiatan diarahkan pada peningkatan layanan posyandu, pemberian ASI eksklusif, pemenuhan gizi seimbang, imunisasi lengkap, serta pemantauan tumbuh kembang secara berkala.
Rembuk Stunting juga menjadi momentum untuk menyatukan langkah seluruh pihak dalam mendukung program konvergensi stunting. Keberhasilan penurunan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah kalurahan, keluarga, kader kesehatan, lembaga kemasyarakatan, hingga dunia pendidikan.
Melalui komitmen bersama yang dibangun dalam Rembuk Stunting ini, Kalurahan Candirejo berharap dapat mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas. Pencegahan stunting bukan hanya tentang mengurangi angka statistik, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak dan masyarakat Kalurahan Candirejo.
Karena sejatinya, upaya pencegahan stunting hari ini adalah fondasi bagi lahirnya generasi unggul di masa depan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar