Karangsari, Senin 29
Juni 2026 – Pemerintah Kalurahan Karangsari menyelenggarakan kegiatan
** Rembuk Stunting** pada Senin (29/6/2026) bertempat di Aula Kantor
Kalurahan Karangsari. Kegiatan ini menjadi pembuka rangkaian siklus perencanaan
pembangunan Tahun 2027, khususnya dalam upaya percepatan pencegahan dan
penanganan stunting secara terpadu.
Rembuk Stunting dihadiri oleh berbagai unsur pemangku
kepentingan, antara lain Kader Kesehatan, Pamong Kalurahan, LPMK, Bamuskal, TP
PKK, Guru PAUD, Tokoh Masyarakat, Karang Taruna, Kader Pembangunan Manusia
(KPM), Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta narasumber dari PLKB, Puskesmas,
Pendamping Desa, dan Panewu Semin.
Kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi,
mengevaluasi capaian program, serta menyusun usulan kegiatan prioritas yang
akan menjadi bagian dari perencanaan pembangunan Kalurahan Tahun 2027
berdasarkan kondisi riil di lapangan.
Berdasarkan hasil pemutakhiran data Kader Pembangunan
Manusia (KPM), diperoleh gambaran kondisi sasaran sebagai berikut:
- Jumlah
keluarga sasaran sebanyak 416 keluarga.
- Jumlah
keluarga berisiko stunting sebanyak 25 keluarga.
- Ibu
hamil dengan kondisi Kekurangan Energi Kronis (KEK) sebanyak 4 orang.
- Balita
dengan status kurang gizi sebanyak 4 anak.
- Balita stunting tercatat 0 (nol) kasus.
Capaian tidak ditemukannya balita stunting merupakan hasil
yang patut disyukuri. Namun demikian, seluruh peserta rembuk sepakat bahwa
upaya pencegahan harus terus diperkuat, terutama melalui pendampingan keluarga
berisiko stunting, pemenuhan gizi ibu hamil, peningkatan kualitas pelayanan
kesehatan, edukasi pola asuh, serta sinergi lintas sektor.
Ø Hasil
Rembuk
- Data
hasil kesepakatan rembuk stunting terkait usulan kegiatan dalam penanganan
stunting disepakati sebagai dasar
penyusunan perencanaan Tahun 2027.
- Seluruh
peserta berkomitmen mempertahankan capaian nol kasus balita stunting
di Kalurahan Karangsari.
- Pendampingan
terhadap 25 keluarga berisiko stunting akan terus ditingkatkan melalui
kolaborasi lintas sektor.
- Perhatian
khusus diberikan kepada ibu hamil KEK dan balita kurang gizi melalui
peningkatan pelayanan kesehatan, edukasi gizi, serta pemantauan rutin.
- Hasil
Rembuk Stunting akan menjadi bahan penyusunan program dan kegiatan dalam
dokumen perencanaan Kalurahan Tahun 2027.
Melalui forum Rembuk Stunting ini diharapkan seluruh pihak
dapat terus memperkuat kolaborasi dalam mendukung terwujudnya generasi yang
sehat, cerdas, dan berkualitas, sehingga Kalurahan Karangsari mampu
mempertahankan capaian nol kasus stunting sekaligus menurunkan berbagai faktor
risiko yang masih ada.





.jpeg)