Rabu, 20 Mei 2026

Uji Kompetensi Untuk Pengelola Warung Grosir Bumkalma Berkah Manfaat Kapanewon Semin

    

                Semin , 20 Mei 2026, apa Effort Kerja dan apa itu Pemberdayaan Untuk Pengelola Wagros Bumkalma Berkah Manfaat Semin.

Penilaian Wawancara Aspek Motivasi (Effort Kerja)

1. Pertanyaan:

Apakah Anda sanggup melakukan pekerjaan fisik yang cukup berat, seperti mengangkat karung beras, menata barang di rak, atau bongkar muat barang dari truk supplier?”

Skor

Kategori

Contoh Jawaban Kandidat

Penilaian

1

Kurang

“Kalau terlalu berat saya kurang kuat, mungkin saya pilih pekerjaan yang ringan saja.”

Kurang siap kerja fisik, motivasi rendah

1,5

Cukup

“Saya bersedia mencoba pekerjaan fisik selama masih sesuai kemampuan saya.”

Ada kemauan tetapi masih ragu

2

Baik

“Saya sanggup dan siap melakukan pekerjaan fisik seperti bongkar muat, menata barang, dan pekerjaan lainnya demi kelancaran pekerjaan toko.”

Menunjukkan semangat kerja tinggi dan kesiapan kerja


2. Pertanyaan:

Apakah Anda bersedia bekerja di hari libur, akhir pekan, atau lembur saat toko sedang ramai / kiriman barang? Sementara kita tidak ada tunjangan lembur?”

Skor

Kategori

Contoh Jawaban Kandidat

Penilaian

1

Kurang

“Kalau hari libur saya lebih memilih tidak bekerja.”

Komitmen dan fleksibilitas rendah

1,5

Cukup

“Kadang-kadang saya bersedia kalau memang sangat dibutuhkan.”

Ada kesiapan tetapi belum penuh

2

Baik

“Saya bersedia membantu bekerja saat toko ramai atau ada kiriman barang karena saya memahami kebutuhan operasional toko.”

Loyalitas, tanggung jawab, dan motivasi tinggi


3. Pertanyaan:

Berapa lama Anda berencana bekerja di toko ini?”

Skor

Kategori

Contoh Jawaban Kandidat

Penilaian

1

Kurang

“Saya belum tahu, mungkin hanya sementara sambil mencari pekerjaan lain.”

Komitmen rendah

1,5

Cukup

“Saya ingin bekerja cukup lama selama kondisi kerja cocok.”

Ada niat bertahan tetapi belum kuat

2

Baik

“Saya ingin bekerja dalam jangka panjang, belajar berkembang, dan membantu kemajuan toko.”

Menunjukkan loyalitas, motivasi belajar, dan komitmen



Aspek Kerjasama & Pemberdayaan



1. Pertanyaan:

Apa potensi terbesar wilayah Kapanewon Semin yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan usaha warung grosir (Wargros)?”

Skor

Kategori

Contoh Jawaban Kandidat

Penilaian

1

Kurang

“Kurang tahu potensi wilayah Semin, mungkin hanya pertanian biasa.”

Tidak memahami kondisi wilayah dan peluang usaha

1,5

Cukup

“Semin memiliki potensi pertanian dan perdagangan karena banyak masyarakat membutuhkan kebutuhan pokok.”

Mulai memahami potensi wilayah tetapi belum rinci

2

Baik

“Kapanewon Semin memiliki potensi pertanian, peternakan, UMKM, dan jaringan perdagangan antar desa yang cukup kuat. Usaha warung grosir dapat berkembang dengan menjadi pemasok kebutuhan pokok, sarana pertanian, serta menjalin kerjasama dengan kelompok tani, UMKM, dan lembaga desa.”

Memahami potensi wilayah serta mampu menghubungkan dengan pengembangan usaha


2. Pertanyaan:

Apa yang Anda ketahui tentang BUMDes dan KDMP?”

Skor

Kategori

Contoh Jawaban Kandidat

Penilaian

1

Kurang

“BUMDes itu usaha desa, kalau KDMP saya kurang tahu.”

Pemahaman kelembagaan masih rendah

1,5

Cukup

“BUMDes adalah badan usaha milik desa untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, sedangkan KDMP berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat.”

Memahami secara umum tetapi belum mendalam

2

Baik

“BUMDes/BUMKAL merupakan badan usaha milik desa atau kalurahan yang bertujuan meningkatkan ekonomi dan pelayanan masyarakat. KDMP merupakan bagian dari penguatan pemberdayaan dan pengembangan ekonomi masyarakat desa melalui kolaborasi usaha, kelembagaan, dan potensi lokal.”

Memiliki pemahaman kelembagaan dan tujuan pemberdayaan masyarakat


3. Pertanyaan:

Bagaimana konsep dan sistem kerjasama yang dapat dibangun?”

Skor

Kategori

Contoh Jawaban Kandidat

Penilaian

1

Kurang

“Kerjasama ya sekadar jual beli biasa.”

Tidak memiliki konsep kerjasama yang jelas

1,5

Cukup

“Kerjasama bisa dilakukan dengan supplier dan masyarakat agar usaha berjalan.”

Sudah memahami dasar kerjasama tetapi belum strategis

2

Baik

“Kerjasama dapat dibangun melalui kemitraan dengan BUMDes, kelompok tani, UMKM, koperasi, supplier, dan lembaga desa lainnya. Sistem kerjasama dapat berupa distribusi barang, pemasaran produk lokal, pembelian bersama, dan penguatan jaringan usaha sehingga saling menguntungkan dan memberdayakan masyarakat.”

Menunjukkan kemampuan kolaborasi, adaptasi, dan pemberdayaan



Selasa, 19 Mei 2026

Monitoring kegiatan Ketahanan Pangan

 


Kalurahan Pundungsari,20 Mei 2026 “Pendampingan Monev Ketapang 2025 “

Hari rabu tanggal 20 Mei 2026 berlokasi di kantor Bumkal Barokah Kalurahan Pundungsari menjadi Lokasi ke 7 pelaksanaan monitoring kegiatan Ketapang Tahun Anggaran 2025 . Kegiatan ini di lakukan oleh tim monitoring dan evaluasi kapanewon Semin  yang terdiri dari jawatan kemakmuran beserta staf, Pendamping Desa, Pendamping local Desa ,pamong kalurahan dan juga pengurus BUMDesa.
Kegiatan monev ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana penggunaan anggaran ketahanan pangan telah digunakan  dengan menghasilkan output kegiatan yang sesuai dengan program kerja yang tertuang di proposal Ketapang .
Bergerak dibidang penggemukan kambing  sejumlah 40 ekor yang baru terealisasi dengan system kandang komunal dengan memberdayakan Masyarakat sekitar dalam pemelihraan kambing .Untuk kegiatan gaduh sapi yang belum terealisasi Adalah bentuk kehati hatian pengurus bumkal dalam menjalan perputaran keuangan dan melihat potensi penjualan sapi yang sedang tidak baik dan bumdes akan segera merealisasikan kegitatan tersebut yang di rencanakan pada pertengahan bulan juni . Mengingat serapan anggaran yang belum mencapai 50% Tim monev sangat mendorong untuk Langkah Langkah yang pasti dalam melakukan pelaksanaan kegiatan supaya tidak menimbulkan spekulasi yang negative.
Rekomendasi dalam pelaksaaan monev hari ini lebih menekankan dalam pelaksanaan kegiatan yang teratur terukur dan transparansi di setiap pelaporan ,mendorong untuk persiapan pelaporan semesteraan dan memastikan kegiatan yang belum terealisasi (Pengadaan gaduh sapi )segera melakukan persiapan dokumen yang terkait dengan kegiata tersebut .


Jumat, 08 Mei 2026

Menatap Masa Depan: Catatan dari Zoom Pemutakhiran Indeks Desa 2026

Halo, Sobat Desa!

Apa kabar perjuangan data di wilayah masing-masing? Semoga sinyal selalu bersahabat dan kopi selalu tersedia di meja kerja.

Beberapa waktu lalu, layar monitor kita kembali dipenuhi kotak-kotak wajah antusias dari seluruh penjuru negeri. Ya, kita baru saja menyelesaikan sesi Zoom Meeting Pemutakhiran Indeks Desa (ID) Tahun 2026. Meski hanya bertatap muka lewat layar, semangatnya terasa nyata: kita sedang menentukan nasib pembangunan desa untuk setahun ke depan.

Mengapa Tahun 2026 Sangat Krusial?

Mungkin ada yang bertanya, "Kenapa sih tiap tahun harus input data lagi?". Jawabannya sederhana: Data adalah kompas.

Pemutakhiran Indeks Desa tahun 2026 ini bukan sekadar rutinitas administratif. Ini adalah instrumen vital untuk:

  1. Akurasi Status Desa: Apakah desa kita tetap di status Maju, atau siap melompat menjadi Desa Mandiri?

  2. Ketepatan Dana Desa: Data yang akurat memastikan alokasi dana dari pusat tepat sasaran, sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan.

  3. Evaluasi 6 Dimensi: Mulai dari layanan dasar, sosial, ekonomi, lingkungan, aksesibilitas, hingga tata kelola.

Poin Penting dari Diskusi Virtual Kemarin

Dalam Zoom tersebut, ada beberapa "catatan merah" dan arahan baru yang perlu kita garis bawahi bersama:

  • Integrasi Data Digital: Tahun 2026 menekankan pada sinergi data. Penginputan tidak boleh lagi dilakukan asal-asalan. Data ID harus sinkron dengan kondisi riil di lapangan, termasuk data kemiskinan ekstrem dan stunting.

  • Kecepatan dan Ketepatan: Kita tidak hanya berpacu dengan deadline aplikasi, tapi juga berpacu dengan kebutuhan masyarakat. Validasi berjenjang dari tingkat desa hingga kabupaten kini dilakukan lebih ketat melalui sistem.

  • Inovasi Lokal: Menarik sekali melihat beberapa desa mulai menggunakan teknologi drone atau pemetaan partisipatif untuk memperkuat bukti fisik data yang diunggah.

Tantangan di Balik Layar

Jujur saja, kita tahu realitanya tidak semulus presentasi di Zoom. Kendala server yang terkadang "lelah", sinyal di pelosok yang timbul tenggelam, hingga pengumpulan dokumen pendukung yang membutuhkan kesabaran ekstra.

Namun, seperti yang disampaikan oleh narasumber kemarin: "Satu titik data yang kita masukkan dengan benar adalah langkah nyata untuk membawa warga kita keluar dari ketertinggalan."

Penutup: Mari Kawal Bersama!

Pemutakhiran Indeks Desa 2026 adalah kerja kolektif. Operator desa, Pendamping Desa (PD/PLD), hingga Kepala Desa harus satu frekuensi.

Yuk, kita pastikan setiap indikator terisi dengan fakta. Jangan sampai ada potensi desa yang terlewat hanya karena data yang tidak ter-input. Mari jadikan hasil Zoom kemarin sebagai pemantik semangat untuk merapikan administrasi desa kita.

Pendampingan Koordinasi persiapan Monitoring Ketapang

 Pendampingan Koordinasi persiapan Monitoring Ketapang 


Menyikapi infomasi bahwa akan di laksanakannya monitoring terkait pelaksanaan kegiatan Ketahanan pangan tahun anggaran 2025 yang akan di lakukan oleh Tim Kapanewon beserta TA Kabupaten pada hari Senin tanggal 11 Mei ,hari ini Pemerintah kalurahan Karangsari ,pengurus Bumkal dan Pendamping Lokal Desa melakukan koordinasi guna memetakan hal hal yang perlu di siapkan dalam monitoring Ketapang diantaranya dokumen SPJ,LPJ dan Proposal Ketapang 2025 .Hasil dari koordinasi dengan semua pihak dengan mencermati format dokumen monev / Indikator yang di gunakan di dapatkan beberapa point' yang wajib untuk segera di tindaklanjuti dan di persiapkan yaitu sebagai berikut: 
Dokumen yang perlu dipersiapkan dalam monev Ketapang :
1.Proposal Ketahanan  pangan 2025
2.Dokumen spj bumdes (Bukti pembelian /pembayaran )
3.Dokumen LPJ BUMDES Tahun 2025
4.Dokumen perubahan proposal jika ada perubahan 
5.Kondisi keuangan (Buku rekening ) di perlukan untuk mengisi form monev
6.NPWP BUMDES
7.NIB 
8.Alokasi Pagu DD 2025
9.Alokasi Penyertaan Modal DD Ketapang 2025 
10.Jumlah Penyertaan Modal Selain Ketahanan Pangan
11.Jumlah asset yang dikelola oleh BUMKal
12.Sumber Modal selain dari APBKal antara lain : Penyertaan modal masyarakat / bantuan yang diterima BUMKal 
13.Jumlah barang inventaris yang dimiliki BUMKal
14.Penjelasan penggunaan yang tertuang dalam proposal Analisa usaha termasuk gambaran pelaksanaan penyusunan sampai pengesahan proposal usaha

Pemetaan dokumen untuk pengurus Bumkal persiapkan sebagai bentuk Transparansi dan akuntabel sebagai pengelola aset kalurahan yang terpisah

Selasa, 05 Mei 2026

Membangun Desa: Persiapan Monev Ketahanan Pangan Kapanewon Semin

 

Semangat membangun desa dari Bumi Handayani tak pernah surut. Hari ini, suasana di Kapanewon Semin terasa lebih dinamis dari biasanya. Kami baru saja menyelesaikan agenda koordinasi intensif antara Tenaga Ahli (TA) Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Gunungkidul bersama rekan-rekan Pendamping Desa (PD) dan Pendamping Lokal Desa (PLD).

Fokus utama kami sangat jelas: Memastikan kesiapan total menjelang Monitoring dan Evaluasi (Monev) Progres Ketahanan Pangan Tahun Anggaran 2025.

Mengapa Koordinasi Ini Penting?

Ketahanan pangan bukan sekadar program bagi-bagi bibit atau pembangunan lumbung. Ini adalah pilar kemandirian desa. Melalui Monev yang akan datang, kita ingin memastikan bahwa alokasi minimal 20% dana desa untuk ketahanan pangan benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.


Poin Utama Persiapan

Dalam pertemuan tadi, ada dua aspek krusial yang menjadi sorotan utama:

  • Kesiapan Administrasi: Ketertiban laporan adalah cermin akuntabilitas. Kami menyisir satu per satu dokumen pendukung, mulai dari Surat Pertanggungjawaban (SPJ), kesesuaian RKPDes, hingga pelaporan progres di aplikasi resmi.

  • Kesiapan Fisik (Lapangan): Bukan sekadar angka di atas kertas, kami berkoordinasi untuk memastikan realisasi fisik di lapangan—baik itu sektor nabati maupun hewani—berjalan sesuai target waktu dan spesifikasi yang telah direncanakan.

Sinergi TA, PD, dan PLD

Kehadiran Tenaga Ahli Kabupaten memberikan penguatan dari sisi regulasi dan kebijakan makro. Sementara itu, PD dan PLD sebagai ujung tombak di lapangan memastikan bahwa setiap kendala teknis di tingkat desa mendapatkan solusi yang tepat.

"Kunci sukses Monev bukan terletak pada saat hari H evaluasi, melainkan pada konsistensi pendampingan setiap harinya."


 

Harapan Kedepan

Melalui persiapan yang matang di wilayah Kapanewon Semin ini, kami berharap program Ketahanan Pangan TA 2025 di Gunungkidul tidak hanya lolos secara administratif, tetapi benar-benar menjadi motor penggerak ekonomi desa dan solusi pangan berkelanjutan.

Mari terus berproses, mendampingi desa dengan hati, untuk Gunungkidul yang lebih mandiri.

Salam Berdesa!

LAPORAN KEGIATAN PISAH SAMBUT PD & PLD KAPANEWON SEMIN

 LAPORAN KEGIATAN PISAH SAMBUT PD & PLD

 

 

KAPANEWON SEMIN
1. Pendahuluan

Sinergitas antara tenaga pendamping profesional dengan jajaran pemerintah di tingkat kapanewon maupun kalurahan merupakan kunci utama keberhasilan pembangunan desa. Sehubungan dengan adanya rotasi dan penugasan baru di lingkungan Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kabupaten Gunungkidul, Kapanewon Semin menyelenggarakan kegiatan "Pisah Sambut" bagi Pendamping Desa (PD) dan Pendamping Lokal Desa (PLD).

Kegiatan ini bukan sekadar seremoni perpisahan, melainkan bentuk apresiasi atas dedikasi pendamping sebelumnya serta penyambutan hangat bagi pendamping yang baru guna memastikan keberlanjutan program kerja.
2. Pelaksanaan Kegiatan

    Hari/Tanggal: Senin, 4 Mei 2026

    Waktu: 07:30 - 15:30

    Tempat: Aula Kapanewon Semin

    Peserta: Panewu beserta jajaran struktural Kapanewon, Lurah se-Kapanewon Semin, Perangkat Kalurahan, serta jajaran TPP Kapanewon Semin.

3. Rangkaian Acara

Acara diawali dengan pembukaan dan sambutan dari perwakilan pendamping yang berpindah tugas. Dalam penyampaiannya, tersirat rasa terima kasih atas kerja sama yang solid dengan Pemerintah Kalurahan selama masa pengabdian di Semin. Harapan besar disampaikan agar komunikasi tetap terjalin meski raga tak lagi bertugas di wilayah yang sama.

Acara dilanjutkan dengan perkenalan dari Pendamping Desa/Lokal Desa yang baru. Fokus utama dalam perkenalan ini adalah komitmen untuk segera beradaptasi dengan karakteristik desa-desa di Semin, serta melanjutkan pengawalan terhadap perencanaan desa (RKPDes), pengelolaan Dana Desa, hingga penguatan BUMKal (BUMDes).
4. Arahan Panewu

Panewu Semin dalam arahannya menekankan bahwa peran PD dan PLD sangat krusial sebagai jembatan regulasi antara pusat dan desa. Beliau menyampaikan apresiasi mendalam kepada pendamping lama atas kontribusinya dalam menjaga tertib administrasi desa. Kepada pendamping yang baru, Panewu berpesan agar segera menjalin koordinasi intensif dengan para Lurah guna menyelaraskan visi pembangunan Kapanewon Semin ke depan.
5. Penutup


Kegiatan ditutup dengan pemberian kenang-kenangan sebagai simbol tali asih, dilanjutkan dengan sesi foto bersama dan ramah tamah. Melalui kegiatan pisah sambut ini, diharapkan semangat pengabdian dalam membangun desa di wilayah Kapanewon Semin tetap terjaga dengan ritme yang lebih segar dan inovatif.

Jumat, 01 Mei 2026

HARI BURUH

 HARI BURUH

 

 

 "Selamat Hari Buruh 2026. Apresiasi setinggi-tingginya untuk seluruh TPP Kemendesa PDTT yang terus mendedikasikan tenaga dan pikiran demi kemandirian desa. Teruslah berkarya untuk Indonesia dari pinggiran!"

 

"Selamat Hari Buruh! Menjadi pendamping desa adalah kerja nyata untuk bangsa. Mari terus perkuat sinergi, tingkatkan kapasitas, dan wujudkan Desa Tanpa Kemiskinan. Bangga jadi TPP!"

 

"Selamat Hari Buruh, Rekan-rekan TPP se-Indonesia! Buruh sejahtera, Desa berdaya, Indonesia Jaya. Tetap semangat mengawal dana desa!"

 

"Selamat Hari Buruh buat para pejuang desa! Meski medan berat dan cuaca tak menentu, dedikasi TPP takkan luntur. Istirahat sejenak, lalu lanjut bangun desa lagi!" 

Uji Kompetensi Untuk Pengelola Warung Grosir Bumkalma Berkah Manfaat Kapanewon Semin

                      Semin , 20 Mei 2026, apa  Effort Kerja dan apa itu Pemberdayaan Untuk Pengelola Wagros Bumkalma Berkah Manfaat Semin. ...