Senin, 26 Januari 2026

Pendampiingan Laporan Bumdesa



 


 Pendampingan BUMDesa dalam menyusunan laporan keuangan akhir tahun bukan sekadar urusan angka, melainkan upaya membangun kepercayaan masyarakat dan profesionalisme tata kelola.

Berikut adalah narasi pendampingan yang sistematis, mulai dari persiapan hingga penyajian laporan Laba Rugi dan Neraca.

1. Tahap Persiapan: Rekonsiliasi dan Validasi

Pendampingan dimulai dengan memastikan seluruh transaksi selama satu tahun buku telah tercatat. Narasi yang ditekankan adalah "Data bersih, Laporan sahih."

 * Opname Kas dan Bank: Mencocokkan saldo buku dengan fisik uang tunai serta rekening koran bank.

 * Inventarisasi Aset: Memastikan keberadaan fisik barang mili menghitung penyusutannya.

 * Verifikasi Piutang & Hutang: Mengonfirmasi kewajiban pihak ketiga dan tagihan yang masih berjalan.

2. Penyusunan Laporan Laba Rugi

Laporan ini adalah cermin kinerja operasional. Fokus pendampingan pada tahap ini adalah memisahkan antara pendapatan usaha dengan biaya operasional.

Komponen Utama:

 * Pendapatan: Mencatat total omzet dari unit-unit usaha (misal: wisata, retail, atau jasa).

 * Harga Pokok Penjualan (HPP): Menghitung biaya langsung yang dikeluarkan untuk produk/jasa.

 * Beban Operasional: Mengidentifikasi biaya gaji, listrik, ATK, dan biaya pemeliharaan.

 * Laba Bersih: Hasil akhir setelah dikurangi pajak (jika ada), yang nantinya akan dialokasikan untuk PADes, dana cadangan, dan bagi hasil lainnya.

> Pesan Kunci: "Laba yang besar adalah prestasi, namun laporan yang transparan adalah integritas."

3. Penyusunan Laporan Neraca (Posisi Keuangan)

Neraca menunjukkan "kesehatan" BUMDesa pada akhir periode (per 31 Desember). Pendamping memastikan keseimbangan antara apa yang dimiliki dan dari mana sumbernya.

Struktur Keseimbangan:

 * Aset (Aktiva): Terdiri dari aset lancar (kas, piutang, stok) dan aset tetap (bangunan, kendaraan, peralatan).

 * Kewajiban (Pasiva): Mencatat hutang usaha atau hutang jangka pendek lainnya.

 * Ekuitas (Modal): Modal penyertaan desa, modal masyarakat, serta akumulasi laba ditahan.

4. Evaluasi dan Rekomendasi

Setelah angka-angka tersaji, pendamping memberikan narasi analisis untuk pengambilan keputusan tahun depan:

 * Rasio Likuiditas: Apakah BUMDesa mampu membayar kewajiban jangka pendeknya?

 * Profitabilitas: Seberapa efisien BUMDesa dalam menghasilkan keuntungan dari modal yang ada?

 * Analisis Kemandirian: Sejauh mana ketergantungan BUMDesa terhadap penyertaan modal desa tambahan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pendampingan Bumdesa

  Selasa, 2 Februari 2026 Fasilitasi pendampingan Bumdesa di kalurahan Pundungsari Kapanewon Semin. Hari ini tim pendamping semin yang terdi...